Upaya Pemkot Pontianak Tangani Permasalahan Anak

March 30th, 2013 | timwarta

Sarapan Bersama Bung Rima – 30 Maret 2013


Permasalahan anak yang banyak ditemui bukan hanya ngelem, melainkan masih banyak lagi permasalahan anak yang harus ditangani secara serius oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Upaya yang dilakukan Pemkot Pontianak dalam menangani permasalah anak di Kota Pontianak yakni membangun sekolah model khusus anak-anak yang bermasalah. 

Wali kota Pontianak Sutarmidji,  mengatakan anak-anak yang bermasalah harus tetap mendapatkan pendidikan, tidak boleh pendidikannya menunggu sampai tahun ajaran baru. Dengan dibangunya sekolah model tersebut diharapkan anak-anak itu bisa mendapatkan pendidikan untuk mengejar materinya sesuai dengan kurikulum itu dan sekolah model ini bisa dibangun seperti asrama. 

Orang nomor satu Kota Pontianak ini menambahkan untuk pemabgunan sekolah model tersebut bisa dibangun di Pontianak Utara dan Pontianak barat, sedangkan untuk pendidikannya Diknas Kota Pontianak bisa melakukan kerjasam dengan FKIP Universitas Tanjungpura karena FKIP tahu bagaimana menanganinya. 

Bagi siapapun yang akan menjadi Wali Kota Pontianak di tahun berikutnya, ia berharap program tersebut dapat dilanjutkan dengan baik. 

Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Pontianak, Mulyadi mendukung apa yang canangkan walikota Pontianak terkait pembangunan sekolah model yang direncanakan akan dibangun pada tahun 2014 mendatang. 

Ia yakin itu direalisasikan seperti yang diinginkan Wali Kota Pontianak.  Sekolah model ini nantinya seperti asrama. Sedangkan gurunya akan disiapkan oleh Diknas Pontianak dan yang terpenting kata Mulyadi bagaimana Pemkot mengelola sekolah tersebut dengan baik. 

Mulyadi  menambhakn sekolah ini nantinya bukan hanya ditempati bagi anak yang bermasalah karena ngelem saja melainkan anak yang putus sekolah juga bisa mendapatkan pendidikan dari sekolah model tersebut. 

Anggota DPRD Kota Pontianak Uray Heni Novita menambahkan menuju kota layak anak DPRD Kota Pontianak khususnya Komisi D DPRD Kota Pontianak mendorong kemunculan Peraturan Daerah (Perda) mengenai anak. Perda ini diharapkan bisa mengakomodir kebijakan-kebijakan yang saat ini ada di Kota Pontianak, terutama untuk melindungi anak dari berbagai masalah yang ditimbulkan baik dari lingkungan keluarga, masyarakat dan lingkungan sekitarnya. 

Anggota Komsisi D DPRD Kota Pontianak, Uray Heni Novita mengatakan Perda ini memang menjadi inisiatif  DPRD Kota Pontianak 2013 dan saat ini diakuinya Perda tersebut lagi proses penggodokan di legislasi, dan proses penggodokannya sendiri masih dalam tahapan diskusi-diskusi dan penguatan di legislatif. Ia berharap Perda ini bisa selesai dalam beberapa bulan kedepan. 

Selain itu Heni juga menyatakan pendidikan anak juga belum terlaksana secara maksimal padahal program, anggaran dan semuanya ada, sehingga pihaknya akan memasukkan dalam Perda mengenai anak ini. Melalui diskusi-diskusi dengan stake holder yang ada juga diharapkan dapat memperkuat masukan realisasi Perda ini, sehingga kedepannya perda ini juga didukung oleh lembaga- lembaga sosial dan lembaga pemerhati anak dan perempuan untuk terlahir sebagai perda yang baik dan benar-benar bisa terlaksana secara maksimal.

Heny melihat dukungan ini sangat besar baik dari pemerintah kota dan masyarakat, ini merupakan satu apresiasi dan ini PR kita di DPRD kota terutama di legislasi. (Lnd)

Comments are closed.